( Pengalaman pribadi Didin, Ibu dari individu autistik Adib, 13 tahun )
Tidak terasa sudah berada di sepertiga Ramadhan…tak terasa sebentar lagi akan berjumpa dengan hari yang fitri hari kemenangan bagi umat Islam….Lebaran…
Di Indonesia hari Lebaran identik dengan mudik…..momen dimana kita bertemu dengan seluruh keluarga….mengunjungi tempat-tempat wisata di daerah asal….bertemu teman-teman di masa kecil…..menikmati makanan-makanan khas yang hanya muncul ketika lebaran….
Bila dalam keluarga terdapat individu autistik…berikut ini beberapa tips agar acara mudik anda nyaman dan tetap asyik bersama keluarga….
- Pastikan tidak lupa membawa suplemen-suplemen yang dikonsumsi bauh hati anda, bila perlu kemas dalam paket harian untuk memudahkan memantau kelengkapan suplemen yang di konsumsi tiap harinya.
- Bila buah hati anda menjalankan diet CFGF ( tidak mengkonsumsi susu sapi dan terigu dan produk olahannya) dan diet gula jangan ragu untuk memberitahukan pada saudara atau teman yang akan anda datangi. Saat ini permasalahan individu autistik harus diet CFGF dan diet gula sudah tersosialisasi di masyarakat umum, jadi ngga usah sungkan memberitahukannya…
- Bawakan bekal camilan yang diperlukan ( CFGF, sugar free ), bila memungkinkan bawakan bekal untuk makan besar selama perjalanan, karena makanan di rumah makan tidak bisa dijamin kebersihannya dari susu sapi dan terigu. Bila sulit dilakukan, mintalah informasi pada teman sesama orang tua yg memiliki individu autistik mengenai tempat persinggahan/rumah makan yang menyediakan makan yang cukup aman bagi individu autistik ( tidak menggunakan penyedap) yang memungkinkan kita singgahi dalam perjalanan.
- Bawakan barang/piranti yang biasa dipakai untuk mengisi waktu luang tetapi BUKAN YANG DIGUNAKAN UNTUK IMBALAN, untuk mengantisipasi bila harus terjebak dalam kemacetan sehingga buah hati anda bisa mengatasi rasa bosan.
- Jauh hari segera inventarisir imbalan yg akan digunakan dan simpanlah dalam tempat tertentu yang tidak dapat diakses sendiri oleh anak.
- Selama liburan proses terapi tidak boleh berhenti, atur waktu dan tempat yang nyaman bagi anda dan buah hati dalam melakukan proses terapi. Sediakan alat-alat bantu terapi yang simpel dan mudah dibawa, sebisa mungkin memanfaatkan benda-benda disekitar untuk terapi. Sangat perlu mengkonsultasikan dengan Pusat Terapi/Terapis mengenai program terapi yang akan dijalankan selama liburan.
- Lengkapi buah hati anda dengan identitas yang lengkap, bila perlu beri atribut yang menyolok misal : topi atau baju dengan warna menyala lengkap dengan identitas
- Mintalah informasi keberadaan dokter yang sudah biasa merawat individu autistik di kota yang anda tuju, bila perlu minta nomor telepon dokter yang bersangkutan.
Semoga berguna dan selamat menunaikan ibadah puasa…..mohon maaf bila ada yang kuarng berkenan…..